Intranet
Sebuah intranet adalah
sebuah jaringan
privat (private network) yang menggunakan protokol-protokol Internet (TCP/IP), untuk membagi informasi rahasia
perusahaan atau operasi dalam perusahaan tersebut kepada karyawannya.
Kadang-kadang, istilah intranet hanya merujuk kepada layanan yang terlihat,
yakni situs web internal perusahaan. Untuk
membangun sebuah intranet, maka sebuah jaringan haruslah memiliki beberapa
komponen yang membangun Internet, yakni
protokol Internet (Protokol TCP/IP, alamat IP, dan protokol lainnya), klien
dan juga server. Protokol HTTP dan beberapa protokol
Internet lainnya (FTP, POP3,
atau SMTP) umumnya merupakan komponen protokol
yang sering digunakan.
Umumnya, sebuah intranet dapat
dipahami sebagai sebuah "versi pribadi dari jaringan Internet", atau
sebagai sebuah versi dari Internet yang dimiliki oleh sebuah organisasi.
Penggunaan
Saat ini perangkat elektronik
pintar sudah merambah diseluruh aspek kehidupan contohnya di kantor, sekolah,
rumah. Beberapa sekolah sudah menerapkan teknologi intranet. Seluruh komputer
terhubung dengan satu jaringan lokal. Intranet sebagai pendatang baru
mengandalkan biaya yang murah, fleksibilitas, open standard, dan banyaknya
vendor yang bergabung dalam menigkatkan kemampuan intranet serta jaminan perkembangan
teknologi yang makin meningkat kemampuannya.
Intranet digunakan untuk membantu
alat dan aplikasi, misalnya kolaborasi dalam kerja sama (untuk memfasilitasi
bekerja dalam kelompok dan telekonferensi) atau direktori perusahaan yang sudah
canggih, penjualan dan alat manajemen hubungan dengan pelanggan, manajemen
proyek dll, untuk memajukan produktivitas.
Intranet juga digunakan sebagai
budaya perusahaan perubahan platform. Sebagai contoh, sejumlah besar karyawan
membahas isu-isu kunci dalam aplikasi forum intranet dapat menyebabkan ide-ide
baru dalam manajemen, produktivitas, kualitas, dan isu-isu perusahaan lainnya.
Dalam intranet yang besar, lalu
lintas situs web seringkali sama dengan lalu lintas situs Web publik dan dapat
dipahami dengan lebih baik dengan menggunakan software web metrik untuk melacak
aktivitas secara keseluruhan. Survei pengguna juga meningkatkan efektivitas
situs intranet. Bisnis yang lebih besar memungkinkan pengguna dalam intranet
mereka untuk mengakses internet publik melalui server firewall. Mereka memiliki
kemampuan menangani pesan yang datang dan pergi serta menjaga keamanan yang
utuh.
Ketika bagian dari intranet
diakses oleh pelanggan dan lainnya di luar bisnis, menjadi bagian dari sebuah
extranet. Bisnis dapat mengirim pesan pribadi melalui jaringan publik,
menggunakan enkripsi khusus / dekripsi dan perlindungan keamanan lainnya untuk
menghubungkan satu bagian dari intranet mereka yang lain.
Pengguna intranet yang
berpengalaman, editorial, dan tim teknologi bekerja sama untuk menghasilkan
website. Paling umum, intranet dikelola oleh departemen komunikasi, HR atau CIO
organisasi besar, atau kombinasinya.
Kelebihan
Kebutuhan intranet didorong oleh
beberapa tekanan teknologi yaitu :
- Intranet
menjadi alat bantu untuk meningkatkan perkembangan dan pertumbuhan produk
industri
- Intranet
lebih meningkatkan tanggapan terhadap keluhan dan kebutuhan pelanggannya.
- Intranet mampu menurunkan biaya atas kebutuhan
informasi kolaborasi, workflow, dan enterprise connectivity.
- Intranet mendapat banyak keuntungan karena
adanya suksesnya dukungan world wide web yang memungkinkan penggunaan yang luas
karena digunakan masyarakat luas yang menggunakan internet. Caranya adalah
dengan membuat website. Intranet menjadi tren saat ini karena kefleksibelan
webnya yang mudah digunakan.
Manfaat untuk sekolah
Manfaat penggunaan intranet untuk
sekolah:
- Membantu
dalam membuat pengajaran, pembelajaran di sekolah lebih mudah
- Membantu
dalam mengembangkan kurikulum yang akan mempersiapkan siswa untuk masa
depan
- Memberikan
siswa lebih banyak informasi untuk menambahkan kurikulum pengajaran

- Membantu
dalam mengidentifikasi informasi yang diperlukan dan berkualitas tanpa
membuang-buang banyak waktu
- Membantu
dalam mengidentifikasi kebijakan yang relevan dan praktek profesional
perpustakaan di negara-negara maju di tingkat sekolah.
Referensi
1.
Teknologi
Informasi & Komunikasi 1. Yudhistira Ghalia Indonesia.
2.
Teknologi Jaringan IntraNet by Khoe Yao Tung.
3.
Johnson,
Richard K. “Open Access: Unlocking the Value of Scientific Research” The New
Challenge for Research Libraries: Collection Management and Strategic Access to
Digital Resources: a conference sponsored by the University of Oklahoma.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar